Amankan Data Ponsel Anda Segera Sebelum Bahaya Mengintai

Mengamankan Data Di Ponsel

Data-data yang ada pada ponsel Anda sebaiknya diamankan untuk mencegah terjadinya kebocoran data yang akan merugikan Anda sebagai pengguna. Ada beberapa hal bisa dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi pencurian pada ponsel Anda atau ponsel Anda dijual ke orang lain. Anda bisa gunakan beberapa tips ini agar data di ponsel Anda tidak disalahgunakan oleh orang lain.

Cara Mengamankan Data di Ponsel

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mengamankan data yang ada di ponsel Anda:

  1. Aktifkan Enkripsi Penyimpanan Data

Pertama, Anda harus periksa dulu enkripsi penyimpanan data yang ada pada ponsel Anda. Teknologi ini sudah diterapkan hampir di semua tipe ponsel baik Android maupun iOs. Enkripsi ini penting supaya data yang ada di ponsel Anda terlindungi dengan baik sebab pihak penyedia menyimpan data para pengguna ke dalam penyimpanan Cloud. Untuk mengecek enkripsi ini pengguna harus check dulu password yang digunakan. Pastikan jika password yang dibuat adalah password yang sulit dengan gabungan antara angka dengan jumlah lebih dari 4.

Buat pin yang sulit ditebak sehingga oknum yang mencuri ponsel Anda tidak bisa membuka enkripsi di ponsel tersebut. Jangan buat password 0000 atau 1234 karena ini bisa dengan mudah ditebak. Jadi buat kata sandi serumit mungkin. Disarankan juga untuk Anda yang ingin data di ponsel tetap aman harus aktifkan fungsi biometrik yang berfungsi sebagai pengamanan. Jadi biometrikĀ  ini merupakan pelengkap dari pengamanan kata sandi yang mana bentuknya berupa perekaman retina atau juga perekaman sidikĀ  jari.

  1. Factory Reset

Jika saat ini Anda berniat menjual smartphone Anda, maka amankan data Anda dengan melakukan factory reset. Ini penting dilakukan supaya semua data yang ada di ponsel tersebut bisa terhapus. Anda juga harus pastikan jika data tersebut memang tidak bisa lagi dibuka sebelum menjualnya. Selain itu, Anda juga bisa isi lagi ponsel yang telah diformat sebelumnya dengan data yang baru. Ini dilakukan agar file yang sudah dihapus ditutup dengan file yang baru. Lakukan save format atau bisa juga save destroy, ketika diformat harus diisi dengan data kosong lagi. Dengan begitu, file yang ada di penyimpanan lokal sudah terhapus semuanya.

  1. Aktifkan Fitur Find My Phone

Anda juga perlu mengaktifkan fitur Find My Phone jika sewaktu-waktu ponsel Anda hilang atau dicuri orang lain. Fitur ini akan memudahkan Anda untuk melakukan penghapusan data dari jarak jauh jika ponselnya sudah hilang. Developer seperti iOs sudah menyematkan fitur tersebut pada setiap ponsel yang mereka luncurkan. Dan bisa diaktifkan dulu di pengaturan ponsel. Mode hilang ini juga akan membantu Anda untuk dapat mengunci perangkat Anda dari jarak yang jauh. Jika Anda pengguna Android, Anda juga bisa gunakan fitur Find My Phone ini. Anda bisa lacak keberadaan ponsel Anda dengan menghubungkannya ke akun Google milikmu. Cara ini akan membuat para pengguna smartphone Android dapat mengaktifkannya dengan cara masuk ke menu pengaturan dan pilih Google setelahnya.

  1. Melakukan Konfigurasi Aplikasi

Untuk dapat mencegah para pencuri yang ingin akses file Anda di Dropbox atau menggunakan media sosial yang ada di smartphone Anda, Anda bisa lakukan konfigurasi aplikasi. Ini sangat penting agar akun yang aktif pada ponsel tersebut tetap aman. Aktifkan fitur Two Step Authentication jika Anda ingin mencegah pencuri ponsel Anda masuk ke akun atau aplikasi yang kemungkinan besar akan merugikan Anda. Apalagi aplikasi Mobile Banking, Google Drive, iCloud, Facebook dan beberapa aplikasi lain yang harus diamankan semuanya.

  1. Mengubah password

Jika ponsel Anda sudah dinyatakan hilang, maka Anda harus segera ubah semua kata sandi yang ada pada ponsel pintar tersebut. Karena akun seperti kartu kredit, mbanking dan akun belanja online bisa saja digunakan oleh pencuri yang berpotensi merugikan Anda nanti sebagai pengguna smartphone. Selain itu, sebelum kejadian yang merugikan terjadi sebaiknya jangan simpan data pribadi lewat penyimpanan lokal sebab ini akan berisiko membuat data pribadi Anda bocor.

Bahaya yang Mengintai Setelah Terjadi Kebocoran Data

Mengamankan seluruh data pribadi yang ada pada ponsel merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Karena ada banyak bahaya yang mengintai jika data-data Anda sampai bocor ke pihak yang tidak bertanggungjawab. Data-data tersebut bisa dimanfaatkan oleh para penjahat siber. Misalnya saja nomor telepon Anda bisa digunakan untuk kepentingan marketing. Jadi jangan heran jika ada pengguna yang tiba-tiba menawarkan sejumlah produk atau jasa.

Selain itu, kebocoran data juga bisa menyebabkan scam atau penipuan yang akan berusaha menyakinkan pengguna dan memberitahu mereka jika mereka sudah berhasil memenangkan hadiah atau uang. Data yang bocor juga bisa digunakan untuk membobol akun media sosial beserta aplikasi yang Anda gunakan. Karena itu, berhati-hatilah dalam menyimpan data di ponsel Anda.